Kamis, 21 Juni 2012



Dalam pranata mangsa, kurun waktu satu tahun diuraikan tentang pergerakan musim secara lengkap yang meliputi pergerakan musim hujan, kemarau, angin, serangga, penyakit dan sebagainya. Tanggal 21 Juni merupakan saat permulaan musim ke-1 yang merupakan awal dari 12 siklus. Dari dokumen sejarah dan budaya, yang penting bagi masyarakat pertanian termasuk peternakan terutama di semua produksi pada umumnya masyarakat pertanian pada bulan - bulan tersebut selalu membuat perhitungan neraca atas usahanya, penyampaian puji syukur atas hasil yang diperolehnya serta mengevaluasi kelemahan dan kekurangan-kekurangannya untuk selanjutnya dicari  langkah - langkah penanggulangannya.
Atas dasar pemahaman dan upaya melestarikan budaya dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur kita, maka setiap tanggal 21 Juni diperingati oleh segenap masyarakat pertanian; petani, peternak, pekebun, pegawai, pengusaha yang bergerak di sektor pertanian, sebagai Hari Krida Pertanian (HKP).
Penyelenggaraan pada tanggal tersebut adalah sebagai ungkapan rasa bersyukur, berbangga hati, sekaligus mawas diri (introspeksi) dan melakukan dharma bakti kepada masyarakat lainnya atas berbagai prestasi dan keberhasilan dalam melakukan kegiatan pertanian selama satu tahun. Disamping itu, penetapan tanggal 21 Juni sebagai Hari Krida Pertanian juga didasarkan atas pertimbangan bahwa setiap tanggal 21 Juni, ditinjau dari segi astronomi, matahari yang memberikan tenaga kehidupan bagi tumbuhan, hewan dan manusia berada pada garis balik utara (23,50 lintang utara), dimana pada saat itu terjadi pergantian iklim yang seirama dengan perubahan-perubahan usaha kegiatan usaha pertanian.
Berdasarkan pemahaman terhadap kearifan budaya lokal tersebut, maka sejak tahun 1972, tanggal 21 Juni dijadikan sebagai Hari Krida Pertanian atau disingkat dengan HKP bagi segenap masyarakat pertanian di Indonesia. Penyelenggaraan HKP diperingati selama satu bulan penuh dengan berbagai kegiatan, mulai dari kegiatan bakti sosial, bakti krida, perlombaan olahraga dan kesenian serta kegiatan-kegiatan lainnya sebagai ungkapan rasa syukur dan kegembiraan.

Cortesy of Kementan RI

3 komentar:

Setiono mengatakan...

ALHAMDULILLAHIROBBIL 'ALAMIN MASYARAKAT KITA INDONESIA MASIH CUKUP SANDANG, PANGAN DAN PAPAN. SEMOGA TETAP JUGA SEHAT DAN SEJAHTERA.

DKPP Kab Kediri mengatakan...

Terima kasih Pak Setiono...
statistik bilang apa, politikus bilang apa, LSM bilang apa,.. tapi "kayaknya" murah sandang pangan seger kewarasan tidak dpt dipungkiri....selamat buat petani indonesia !

Setiono mengatakan...

Amiin yra